Apa Perbedaan HUB dan Switch?

IKLAN 1

Apa Perbedaan HUB dan Switch? – Hub dan Switch, sering atau bahkan banyak yang bingung dengan ke dua perangkat tersebut, karena memiliki bentu yang serupa tetapi memiliki fungsi dan nama yang beda. Walaupun ke dua perangkat tersebut pendukung jaringan dan memiliki bentu yang sama akan tetapi kedua perangkat tersebut bukan berati sama fungsinya, tidak hanya dari namanya saja tapi dari fitur cara kerja, kecepatan transfer, tingkat keamanan, serta dari harga pun sangat berbeda.

Hub dan Switch merupakan perangkat berfungsi untuk mengatur serta membagi sinyal dari perangkat komputer ke perangkat lainya yang terhubung di perangkat tersebut, nah yang jadi perbedaanya iyani Switch bisa mengatur berupa filter data, menyeleksi MAC Address tujuan, bisa mengetahui topologi jaringan serta banyak lagi.

IKLAN 4

Dan biasanya dari masing-masing port HUB atau Switch di setting yang sehungga bisa di tentukan portnya yang saling terhubung.

 

Perbedaan Hub dan Switch.

Baca juga : Cara Membuat Hotspot di Laptop Windows 7 dengan Mudah

  1. Mempunyai posisi kerja di OSI layer yang beda.

 

Hub bekerja di OSI layer pertama, iyani di layer Physical atau lapisan fisik, tidak jauh beda dengan kabel atau sinyal Wi-Fi yang menyalurkan datanya saja, Switch bekerja di lapisan ke dua di OSI Layer iyani data Link.

 

  1. Tingkat kehandalan saat bekerja

 

Walaupun kinerja Hub itu sangat simple, tetapi kinerja Swicth lebih bagus di bandingkan Hub, nah kenapa? Karena hal ini Swicth memakai sistem seleksi pada semua perangkat yang terhubung ke komputer, nah yang di seleksi oleh Swicth tersebut MAC Address dari perangkat komputer yang terhubung.

 

  1. Kecepatan saat transfer data.

 

Nah Switch melakukan seleksi terlebih dahulu dengan MAC Address di mana jadi tujuan yang lebih penting, tentu peroses pengiriman data akan lebih cepat, tidak seperti Hub pengiriman sinyal secara nyebar atau menyeluruh, dan tidak peduli mana yang jadi tujuan dari data tersebut.

 

  1. Pengaturan / setting.

 

Untuk perangkat Hub tidak bisa di seting sama sekali, sedangkan untuk switch bertipe manageable bisa anda atur tuk memblokir atau memberi ijin komputer yang tertentu atau mana saja yang bisa terhubung ke perangkat tersebut. Switch juga bisa membagi sebuah segmant jaringan LAN jadi beberapa segmen jaringan walaupun secara fiksi berbeda pada sebuah jaringan yang sama, nah hal ini sering juga di kenal dengan Virtual Lan.

 

  1. Keamanan jaringan.

 

Nah di saat data di kirim melalui Hub hinga ke tujuan tentu data tersebut masih ke adaan utuh, akan tetapi beda dengan Switch, data yang di kirim masih belum tentu bisa utuh, hal tersebut di karena kan Switch tidak bisa mengirim data dengan sepenuhnya utuh. Nah data yang dirim melalui Switch tentu di periksa terlebih dulu untuk memastikan kalau data yang di kirim itu aman, jadi untuk data yang merasa kurang aman tidak akan sampai ke perangkat komputer tujuan.

IKLAN 2

 

  1. Jumlah port tersedia.

 

Untuk banyaknya port bisa saling terhubung dan tergantung jumlah port tersedia pada perangkat Hub atau Switch. Nah biasanya untuk port dari Hub hanya ada 4 hingga 12 port saja. Berbeda dengan Switch yang bisa lebih banyak.

 

Perangkat Hub juga terbagi menjadi beragam jenis seperti berikut ini :

 

Hub aktif.

 

Hub aktif merupakan Hub yang mempynyai kemampuan tuk memperkuat sinyal pada jaringan, Hub aktif juga sangatlah berguna untuk bisa menghubungkan dua buah unik perangkat komputer atau bisa lebih dengan jaringan lebih jauh.

 

Hub pasif

 

Hub pasif merupakan Hub dengan memiliki tugas memabgikan sinyal transmisi yang bisa masuk ke port komputer dan terhubung pada jaringan. Hub pasif juga biasanya di pakai untuk nambah unik dari perangkat komputer dengan memiliki syarat jarak unik dari komputer dengan komputer lain tidak jauh.

 

Samahalnya Switch juga beragam macam jenisnya seperti berikut ini :

 

Unmanaged Switch.

Switch jenis ini adalah pilihan yang terbilang paling murah jika di bandingkan tipe yang lainya, jenis ini juga sering di gunakan untukdi kantor kecil aau mengelola jaringan yang ada di rumahan. Untuk fungsi utamanya iyani mengekika jaringan data seperti printer dan perangkat lain seperti komputer. Dan Switch ini juga bisa langusng sana pake tanpa rumit, itu lah kelebihan dari Switch ini murah dan tidak ribet.

 

Managed Switch.

 

Nah sedangkan untuk jenis ini mempunyai user interface atau memiliki perangkat lunak hal ini yang memungkinkan penggunaanya lewat konfigurasi atau pengaturan di Switcg, konfigurasi yang di tawarkan terdapat beberapa metode iyani lewat konsele serta lewat interface yang lebih canggih lewat internet.

 

Smart Switch.

 

Smart Switch adalah modifikasi dari Switch yang di mana karakteristiknya beda dengan managed serta unmanafed switch, dan Switch ini juga memanfaatkan teknologi web base tuk memberikan kenyamanan di setiap pemakaianya dalam melakukan pengaturan dan konfigurasi. Switch ini di lengkapi setingan otomatis dan bisa di ubah jadi sedemikian rupa yang di sesuaikan dengan kebutuhan dan beragam macam jaringan di perangkat komputer.

 

Enterprise Managed Swicth.

 

Perangkat Switch ini untuk jaringan sebuah perusahaan serta di pakai untuk skala perusahaan yang relatif besar. Jaringan ini juga biasanya di motitoe atau di konfigurasi oleh para ahli jaringan yang di karenakan tingkat kompleksitas pada konseptopolog jaringan di berikan pada perangkat Switch ini.

Baca juga : Cara Logout Wifi.Id Mudah dan Cepat

Nah mungkin hanya itu saja pembahasan tentng perbedaan hub dan switch, semoga pembahasan yang kami bagikan kepada anda ini bisa bermanfaat, dan jika terdapat salah-salah kata kami mohon maaf, akhir kata saja dari kami sekian dan terima kasih.

IKLAN 3
Apa Perbedaan HUB dan Switch? | Sahrul Romadon | 4.5